Profile

Join date: Sep 28, 2022

About

4 Rekreasi Riwayat di Bangka yang Harus Didatangi



Sebagai salah satunya tujuan rekreasi di Indonesia , Bangka memang simpan banyak lokasi rekreasi yang hebat dan membahagiakan. Banyak tempat rekreasi di Bangka yang tidak pernah sepi dengan pengunjung. Mereka yang tiba bertandang ke kota ini sendiri tidak cuma datang dari teritori sekitaran bangka saja. Cukup banyak pada mereka yang tiba ke bangka sebagai pelancong yang tiba di luar negeri. Kota Bangka merupakan salah satunya tempat rekreasi yang banyak didatangi wisatawan asing di Indonesia. Mereka tiba ke kota ini, untuk nikmati keelokan rekreasi yang berada di Kota ini. Memang ada banyak macam tipe tujuan rekreasi di Bangka yang dapat kita datangi, sebagai tujuan berlibur yang membahagiakan.


Ini kali kita akan mengulas berkenaan salah satunya tipe rekreasi yang dapat kita kerjakan di Kota Bangka. kita ini kali akan mengulas berkenaan beberapa tujuan rekreasi riwayat di Bangka. Lokasi rekreasi yang tidak cuma dapat kita menjadikan Tempat Bersejarah yang membahagiakan tetapi dapat menjadi tempat belajar dan menambahkan pengetahuan. Ada lokasi-lokasi yang dapat kita datangi, seperti


1. Pesanggrahan Menumbing

Salah satunya tujuan rekreasi riwayat di Bangka yang ini memang mempunyai nilai riwayat yang lumayan besar. Rumah Pesanggrahan Menumbing adalah lokasi dari sejumlah rumah pengisolasian yang sempat dipakai oleh Bung Karno. Seperti yang kita ketahui jika figur Bung Karno merupakan salah satunya figur yang cukup dicurigai oleh Belanda.


Ditambah dengan status beliau yang seorang proklamator bapak pendiri bangsa, jadi tidak mengejutkan bila Bung Karno seringkali dibuang dan dikucilkan untuk menghindari beliau dari pusat pemerintah. Rumah yang ada di i Tanjung, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, ini sebagai salah satunya lokasi yang sempat dipakai Belanda untuk mengucilkan Bung Karno dan Bung Hatta. Tetapi, pada intinya bukan hanya ke-2 Figur Nasional hanya itu yang sempat dikucilkan d rumah ini. ada banyak figur Nasional lain yang pernah dikucilkan di dalam rumah ini.


Tetapi, kemungkinan hanya Bung Karno dan Bung Hatta yang terkesan dan dikenali. Ke-2 Figur nasional itu dikucilkan ke lokasi ini pada Bulan Februari 1949. Seperti yang kita kenali jika di tahun itu memang Belanda sedang mengadakan Gempuran ke Ibu-kota Negara Indonesia. Bila kita bertandang ke gedung ini karena itu kita bisa menyaksikan bermacam barang yang sempat dipakai oleh Bung Karno dan Bung Hatta sepanjang tempati rumah ini. Tetapi, sekarang Pesanggrahan ini sudah berbeda peranan jadi sebuah pemondokan yang lumayan menarik dan dapat disebutkan cukup eksklusif.


2. Pesanggrahan Muntok

Rumah yang ada di Jl. Imam Bonjol Daerah Sungai Daeng, Muntok, ini merupakan salah satunya teritori yang mempunyai nilai riwayat lumayan besar. Rumah ini sebagai salah satunya rumah yang sempat dijadikan tempat pengisolasian Bung Hatta oleh faksi Belanda. Bukti itu bisa kita dapatkan dalam suatu monumen yang tepat ada di muka rumah ini. pada monumen itu ada kalimat yang dicatat oleh Bung Hatta yang mengeluarkan bunyi "Kenang-kenang Menoembing di Bawah Cahaya Berkilau Jelas Tjoeatja, Kenang-kenang bawa Kemenangan, Bangka, Djogdjakarta, Djakarta, Hidoep Pancasila, Bhineka Tunggal Ika".


Selainnya pernah jadi tempat untuk mengucilkan beberapa pendiri bangsa. Teritori rumah ini sempat juga dipakai untuk mengucilkan Pangeran Hario Pakuningprang. Pangeran yang dari Surakarta ini membelot dari Belanda saat perang Aceh, tahun 1897. Rumah ini menjadi satu diantara saksi bisu di mana kesepakatan Roem-Royen di ulas. Kesepakatan itu berisi mengenai perpindahan pusat pemerintah Indonesia dari Yogyakarta kembali lagi ke Jakarta. Sebelumnya sendiri, rumah ini dibuat oleh belanda di tahun 1890, sebagai salah satunya lokasi peristirahatan beberapa karyawan perusahaan timah Belanda, Banka Tinwinning Berdrijf.


3. Museum Timah

Museum yang ada di Batin Tikal, Taman Sari, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, ini sebagai salah satunya dari beberapa tujuan tempat rekreasi di Pangkal Pinang yang cukup populer. Museum ini sendiri simpan banyak riwayat berkenaan perubahan Timah yang berada di Indonesia. Museum timah ini sendiri tempati sebuah rumah punya Hoofdt Administrateur Banka Tin Winning sebagai lokasinya.


Museum yang telah diprakarsai sejak tahun 50-an ini sendiri baru disahkan di tahun 1997. Bila kita bertandang ke teritori museum ini, karena itu kita bisa mendapati bermacam koleksi yang terkait dengan riwayat penambangan timah di Bangka. Ini bisa disaksikan dari bermacam koleksi yang berbentuk beberapa alat tradisionil yang sempat dipakai untuk menambang timah. Penambangan timah di Teritori Bangka sendiri sudah dilaksanakan sejak periode kolonialisme Belanda berjalan.


Selainnya menjadi satu diantara lokasi yang simpan banyak riwayat berkenaan penambangan timah. Teritori museum yang ini mempunyai peranan penting pada periode kemerdekaan. Ini karena Daya Tarik Candi Muara Takus ini sendiri sebagai lokasi yang penting dalam ulasan di antara Indonesia dengan delegasi Belanda UNCI. Ulasan itu pada akhirnya berbuntut pada penandatanganan kesepakatan Roem-Royen yang mempunyai peranan penting untuk Indonesia.


4. Tugu Gerakan Kemerdekaan

Tugu yang ada di teritori Taman Sari atau tama Wilhemmina ini mempunyai peran yang penting untuk Bangka. Tugu ini sendiri di dirikan untuk menghargakan dan kenang kembali perjuangan di dalam meraih kemerdekaan. Berdasar catatan yang ada dan yang bisa dijumpai, jika tugu ini sendiri disahkan langsung oleh Bung Hatta pada 17 Agustus 1949.


Pada tugu ini sendiri ada sebuah prasasti yang mengeluarkan bunyi "Surat kuasa kembalinya ibu-kota Republik Indonesia ke Yogyakarta, diserahterimakan oleh Ir. Soekarno ke Sri Sultan Hamengkubuwono IX - Media Juni 1949". Tetapi, konon prasasti itu sudah lenyap dan tidak dikenali ke mana lenyapnya. Tugu yang mempunyai tinggi keseluruhan 7,65 mtr.,ini merupakan sebuah bangunan yang paling elok.


Tiap sisi dari tugu itu mempunyai makna yang penting, dimulai dari tangga yang berada di sekitaran tugu sampai tiap penghitungan dan tiap bagiannya. Jadi tidak mengejutkan bila teritori ini merupakan salah satunya lokasi yang lumayan ramai didatangi pelancong. Disamping itu teritori di mana tugu ini ada cukup asri dan nyaman, benar-benar pas untuk jadi lokasi santai di tengah-tengah kota.

D
Daniel Lee

Daniel Lee

More actions